Baksos KAHMI Makassar Disambut Antusias Warga Pangkep, Ratusan Pasien Terlayani

PANGKEP — Semangat pengabdian sosial Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Makassar mendapat sambutan hangat dari masyarakat Kabupaten Pangkep. Ribuan warga memadati lokasi bakti sosial kesehatan bertajuk “KAHMI Mengabdi” yang digelar di Desa Tamarupa, Kecamatan Mandalle, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-60 KAHMI tersebut tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, tetapi juga memperlihatkan kuatnya kolaborasi lintas profesi dan institusi yang dibangun alumni HMI di Sulawesi Selatan.

Majelis Daerah (MD) KAHMI Makassar melibatkan berbagai unsur dalam pelaksanaan kegiatan, mulai dari Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (Unhas), RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep, hingga Puskesmas Mandalle.
Dokter-dokter alumni HMI juga turut ambil bagian memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Beragam layanan kesehatan diberikan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, tindakan dan pemeriksaan gigi, fisioterapi, sunatan massal, hingga skrining bagi penderita bibir sumbing yang membutuhkan penanganan lanjutan.
Sekretaris Umum MD KAHMI Makassar, Andi Sri Hastuty Sultan, sebelumnya menyebut kegiatan “KAHMI Mengabdi” merupakan bentuk penguatan semangat pengabdian sosial yang selama ini menjadi bagian dari nilai perjuangan HMI dan KAHMI.
“Bakti sosial kesehatan ini meliputi pemeriksaan kesehatan umum, sunnatan massal, layanan fisioterapi, serta pemeriksaan kesehatan gigi. Ada juga penyuluhan tentang hukum bagi warga setempat,” ujar Andi Sri Hastuty Sultan.

Ia menjelaskan, keterlibatan banyak pihak menunjukkan bahwa KAHMI Makassar tidak hanya hadir sebagai organisasi alumni, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
“KAHMI Makassar berkolaborasi dengan banyak pihak dalam melaksanakan kegiatan ini. Khusus untuk layanan medis, kita menghadirkan dokter-dokter ahli alumni HMI,” katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga dari berbagai desa di sekitar Mandalle terus berdatangan untuk mengikuti layanan kesehatan maupun kegiatan sosial lainnya.
Panitia bahkan menyiapkan dukungan mobilisasi dari Makassar menuju lokasi kegiatan karena tingginya partisipasi alumni HMI dan KAHMI dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Anggota DPD RI, Tamsil Linrung, yang menjadi tuan rumah kegiatan tersebut memberikan apresiasi terhadap gerakan sosial yang digagas KAHMI Makassar. Ia mengaku kagum dengan besarnya keterlibatan tenaga medis dan relawan yang turun langsung melayani masyarakat.
“Luar biasa, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada KAHMI Makassar dan seluruh elemen yang terlibat. Tadi malam saja sudah ada 50 dokter yang tiba, dan hingga pagi ini bertambah menjadi 80 dokter. Total sekitar 500 orang dari Makassar datang berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Tamsil.
Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi contoh konkret bagaimana organisasi masyarakat dapat berkontribusi langsung dalam mendukung program-program prioritas nasional, terutama di bidang kesehatan, pengentasan stunting, dan pemberdayaan masyarakat. (*)